Mata uang euro pada perdagangan hari ini kembali
mengalami penurunan terhadap dollar AS (10/07). Euro kembali alami
pelemahan dan berpotensi untuk mencapai posisi paling rendah dalam 3
bulan yang terjadi pada perdagangan kemarin. Penurunan euro tersebut
merupakan imbas dari spekulasi bahwa ECB akan mempertahankan kebijakan
moneter longgar sementara Fed justru bersiap untuk mengurangi stimulus.
Mata
uang bersama 17 negara di Eropa ini tampak melanjutkan pergerakan
melemahnya terhadap dollar AS menjelang pidato Anggota Eksekutif ECB
Joerg Asmussen hari ini. Asmussen kemarin mengatakan bahwa kebijakan
bank sentral Eropa masih akan akomodatid untuk waktu yang belum
ditentukan, menegaskan komentar dari Presiden ECB Mario Draghi. Pasar
juga menantikan pidato Ben Bernanke mengenai kebijakan ekonomi di AS
hari ini.
Saat ini euro terpantau berada di teritori negatif
terhadap dollar. Euro melemah ke posisi 1.2776 dollar dibandingkan
dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level
1.2782 dollar. Posisi euro pada perdagangan kemarin sempat mengalami
penurunan tajam ke 1.2756 dollar yang merupakan level paling rendah
sejak tanggal 4 April lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz
Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang euro pada
perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Nilai
tukar euro ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran
1.2720 – 1.2800 poin.
(Vibiznews – FX)
Home
»
»Unlabelled
» Euro Terus Melemah